~ It's simple. Just say what you want (Don't say what you don't want)... ~

Tuesday, September 14, 2010

Belajar Keseimbangan Hidup dari Sebuah Gunting



Kita semua tahu gunting bukan? Ya benar, gunting adalah salah satu peralatan untuk memotong. Gunting memiliki dua lempeng dimana setiap lempeng terdapat satu sisi yang sama-sama tajam. Untuk menggunakan gunting harus memasukan ibu jari dan telunjuk pada masing-masing pegangan berupa lobang pada setiap masing masing lempeng tersebut. Pada saat menekan perlu gerakan yang seimbang agar kedua lempeng yang tajam dapat bertemu secara bersama-sama menjepit obyek yang akan dipotong, kemudian lempeng yang tajam itu akan memotong obyek tersebut. Andaikan saja bila salah satu lempeng tersebut tidak tajam, pasti obyek tidak akan terpotong secara sempurna (cacat).

Gunting memberikan sebuah gambaran kepada saya bagaimana dalam memandang dan menjalani kehidupan, diperlukan suatu falsafah (filsafat kehidupan/ pengetahuan) sebagai suatu pegangan agar kehidupan dapat dijalani secara sempurna. Si Gunting telah menyadarkan saya bahwa segala sesuatu di alam semesta tersusun atas dua sifat dominan yakni material dan spiritual yang meladasi falsafah atau pengetahuan tentang kehidupan yang melatarbelakangi munculnya dua dominasi jenis pengetahuan yakni pengetahuan tentang keduniaan (material) dan pengetahuan tentang kerohanian (spiritual).

Kalau bisa diibaratkan bagai sebuah Gunting dengan dua sisi yang sama tajamnya. Untuk memotong benda dengan sempurna, ketajaman kedua sisi harus dipelihara, bila perlu diasah, agar seimbang dan tidak menghasilkan potongan yang cacat. Terimakasih Gunting, akhirnya engkau telah membuka cakrawala dan pemahaman-ku yang salah yang selama ini hanya menganggap bahwa Semesta ini hanya disusun oleh sesuatu yang bersifat material dan bahwa diluar itu semua terdapat kekuatan besar lainnya, dan itu dinamakan SPIRITUAL.



No comments:

Post a Comment